Artikel

Sistem Administrasi dan Informasi Distrik (SAID): Integrasi Data untuk Pelayanan Dasar yang Lebih Baik

Author: Admin
Published: 31/10/2016

(Foto: KOMPAK)


“Banyak masyarakat kami tidak mendapatkan manfaat yang jadi hak mereka karena adanya perbedaan antara data yang dikumpulkan dan yang dibagi di berbagai tingkatan pemerintah.” Agnes Katerina, Kepala Sekolah Dasar Puay di Papua.

Ketersediaan data yang komprehensif dapat digunakan oleh pemerintah lokal seperti distrik (setingkat kecamatan di Papua) dalam pembuatan kebijakan akan dapat meningkatkan akses pada pelayanan dasar di bidang kesehatan dan pendidikan. Di samping itu, partisipasi kepala distrik dalam menyelesaikan persoalan di sektor-sektor tersebut perlu lebih ditingkatkan.

Salah satu upaya untuk meningkatkan kapasitas kepala distrik dalam koordinasi lintas sektor dalam penyelenggaraan pelayanan dasar adalah melalui Sistem Administrasi dan Informasi Distrik (SAID), sebuah sarana untuk mengampu pemantauan informasi dan konsolidasi data, serta mengidentifikasi permasalahan dan kendala terkait pelayanan dasar bagi masyarakat.

Dukungan KOMPAK untuk pengembangan SAID berfokus pada pengembangan sistem data dan informasi pada tingkat distrik, serta pengembangan kemampuan kapasitas staf desa maupun distrik dalam melakukan analisis dan penafsiran data. Tujuan utamanya adalah agar distrik mendapatkan informasi dan data yang sahih untuk advokasi, perencanaan, penganggaran, kinerja dan pemantauan kualitas pelayanan dasar.

SAID memiliki empat fungsi utama: (1) sebagai sistem data dan informasi untuk penganggaran dan perencanaan di bidang kesehatan, pendidikan dan identitas hukum; (2) sebagai mekanisme pengawasan terhadap kinerja pelayanan di bidang kesehatan, pendidikan, identitas hukum dan sebagai mekanisme umpan balik; (3) sebagai instrumen transparansi penggunaan Dana Desa dan dana bantuan sosial lainnya dengan menciptakan sistem administrasi yang partisipatif; (4) untuk membantu administrasi pemerintah daerah dalam percepatan pelayanan, seperti dalam penerbitan akta kelahiran. Oleh karena itu, penting bahwa semua pemangku kepentingan mendapatkan akses ke dashboard data dan informasi tersebut agar manfaat pelayanan dapat diwujudkan sepenuhnya.

Mengidentifikasi Kebutuhan Informasi dan Data untuk Distrik

Pada bulan Oktober 2016, KOMPAK bersama Pulse Lab melakukan uji purwarupa di Distrik Sentani Timur, Papua, dengan tujuan untuk mengidentifikasi indikator data yang sesuai untuk memastikan efektivitas SAID dan mengukur kapasitas pemerintah distrik. Kegiatan ini juga menganalisis serta memanfaatkan data untuk kepentingan perencanaan dan penganggaran.

Agar dapat lebih memahami proses pengambilan keputusan oleh para pemangku kepentingan yang berbeda, kegiatan ini juga mewawancarai para kepala distrik, staf distrik, kepala puskesmas, kepala sekolah dasar, kader desa, fasilitator distrik, dewan desa dan kepala kampung. Mereka diperlihatkan sebuah dashboard yang berisi informasi penting untuk mempermudah kerja sama antara distrik dengan kampung. Empat purwarupa dikembangkan menggunakan berbagai kombinasi data, antara lain: Sistem Administrasi dan Informasi Kampung (SAIK), keuangan desa, profil desa dan unit-unit pelayanan (kesehatan dan pendidikan).

“Purwarupa yang canggih dan mengkombinasikan SAIK, data keuangan, profil desa dan data unit pelayanan akan sangat bermanfaat bagi kami dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tambah Steven Ohee, Kepala Distrik Sentani Timur.

SAID yang berisi data SAIK, data keuangan desa, profil desa, dan data unit-unit pelayanan sekaligus dapat memberikan manfaat nyata kepada semua pemangku kepentingan.

Selanjutnya, KOMPAK akan mendukung kegiatan SAIK dan SAID di Distrik Sentani Timur dengan (1) mengembangkan SAIK 2.0 dan SAID; (2) pelatihan kader data di tingkat kampung dan distrik, dan (3) fasilitasi pemeliharaaan SAIK dan SAID. Selain itu, KOMPAK juga akan mendukung pengembangan Rumah Data sebagai data hub yang merumahkan data kampung dan unit pelayanan di tingkat distrik. Hal ini menjadi alat bagi kepala distrik untuk berkoordinasi secara vertikal dan horisontal.

Artikel Aktivitas Lainnya

Artikel
Menuju Desa Berdaulat, Melalui Peran Perempuan Yang Kuat

Sejak tahun 2014, PEKKA bersama KOMPAK dan MAMPU memang secara intensif telah melakukan berbagai inisiatif untuk memperkuat perempuan pemimpin di desa

Artikel
Memampukan Perempuan Papua Lewat BANGGA Papua

Perempuan memegang peran kunci dalam program BANGGA Papua. Ibu/wali anak dinilai sebagai orang yang paling tahu kebutuhan anak, termasuk kebutuhan gizi dan kesehatannya.

Artikel
Menjadi Warga Sebenarnya: Pelayanan Administrasi Kependudukan Bagi Masyarakat Miskin dan Rentan

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bima meluncurkan inovasi Pelayanan Adminduk untuk Masyarakat Miskin dan Marginal pada bulan Juni 2018.

Menghadapi

COVID-19