Artikel

Pemerintah Jawa Tengah Mengapresiasi Peran KOMPAK dalam Penanggulangan Kemiskinan di Jawa Tengah

Author: Catherine Regina/Paulus Enggal Sulaksono
Published: 10/12/2021
Para penerima penghargaan inovasi terbaik dalam ajang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Sebanyak 20 inovasi terbaik yang diinisiasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) provinsi dan pemerintah kabupaten/kota di Jawa Tengah mendapat penghargaan sebagai inovasi terbaik Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Jawa Tengah pada Rabu (01/12).

Salah satu inovasi yang mendapat penghargaan tersebut adalah Gerakan KUDU Sekolah yang digagas Pemerintah Kabupaten Pekalongan dengan dukungan Program KOMPAK. Inovasi yang bertujuan menurunkan angka putus sekolah ini berhasil mengembalikan lebih dari 1.400 anak ke sekolah baik formal maupun non formal pada 2021.

Sumarno, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, memberikan Kata Sambutan dalam Forum Inspirasi Jawa Tengah.

Penghargaan ini diberikan dalam acara Forum Inspirasi Jawa Tengah, yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama KOMPAK. Forum yang bertujuan menyebarluaskan praktik baik keberhasilan program KOMPAK di Jawa Tengah ini dihadiri oleh Sumarno, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Drs. Pungky Sumadi, MCP, PhD, Deputi Bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan BAPPENAS, Prof. Dr. Diah Natalisa, MBA, Deputi Bidang Pelayanan Publik KEMENPAN-RB, Drs. Amich Alhumami, MA, M.Ed, PhD, Direktur Agama, Pendidikan, dan Kebudayaan BAPPENAS, serta Dan Woods, Konselor untuk Pembangunan Manusia, Kedutaan Besar Australia.

“Pemerintah memiliki kewajiban utama yaitu merespon kebutuhan masyarakat demi masyarakat yang sejahtera,” tegas Sumarno saat menyampaikan Keynote Speech dalam Forum Inspirasi Jawa Tengah. “Karena itu saya sangat mengapresiasi penyelenggaraan Forum Inspirasi ini dimana secara interaktif kita bisa saling berbagi ilmu terkait metode inovasi, tahapan implementasi, dan bagaimana inovasi layanan telah memberi manfaat dan mengatasi hambatan yang terjadi di Pekalongan, Pemalang dan Brebes,” tambahnya.

Sejak tahun 2017, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkolaborasi bersama KOMPAK melahirkan berbagai inovasi untuk meningkatkan kualitas layanan dasar dan perluasan kesempatan ekonomi khususnya bagi masyarakat miskin dan rentan. Bersama Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Pemalang dan Brebes, KOMPAK mengujicoba berbagai inovasi atau model. Model-model ini antara lain, Gerakan KUDU Sekolah, Layanan Adminduk  Berbasis Kewenangan Desa (LABKD), Keperantaraan Pasar, Pengembangan Kapasitas Aparatur Desa (PKAD) Terpadu, Posko Aspirasi BPD dan Sekolah Anggaran Desa (Sekar Desa), serta Kelompok Selapanan.

Didampingi oleh Anna Winoto dan Dan Woods, Sekda Pemrov Jateng Sumarno, membunyikan gong sebagai tanda bahwa acara Forum Inspirasi Jawa Tengah secara resmi telah dibuka, Rabu (01/12).

Di bidang layanan dasar khususnya administrasi kependudukan, dalam enam bulan terakhir, sebanyak lebih dari 6.0001 dokumen kependudukan berhasil diterbitkan melalui LABKD atau yang dikenal dengan nama Junjang Adminduk. Menurut Fadia A. Rafiq, Bupati Kabupaten Pekalongan, LABKD mampu mendekatkan layanan adminduk kepada masyarakat. “Junjang Adminduk yang diinisiasi pemerintah daerah dengan dukungan KOMPAK mampu menjawab tantangan penyediaan layanan adminduk di Kabupaten Pekalongan,” terangnya. “Sekarang masyarakat cukup mengurus dokumen kependudukan di desa. Tidak perlu jauh-jauh datang ke Dinas Dukcapil,” imbuhnya. Menurut Fadia, LABKD berkontribusi menyediakan data kependudukan terbarukan dan akurat untuk mendukung program pembangunan Kabupaten Pekalongan.  

Sementara inovasi Keperantaraan Pasar di Kabupaten Pemalang membantu pemerintah daerah mengembangkan potensi wisata berbasis kawasan sebagai salah satu strategi penanggulangan kemiskinan. “Kami penggiat pariwisata di Kecamatan Belik dirangkul dan dibimbing oleh KOMPAK hingga lahirlah konsep Desa Wisata Nanas Madu Pemalang atau Dewi Nadulang. Konsep ini menawarkan pilihan wisata yang variatif, yang tersebar di enam  desa dan terletak di dua kecamatan. Sejak didukung KOMPAK, networking kami menjadi lebih luas. Hingga kami mampu mengundang kunjungan wisatawan melalui paket-paket wisata yang terus berkembang,” terang Warsito, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Sikasur, Kecamatan Belik.

Selain bidang layanan dasar dan perluasan kesempatan ekonomi, KOMPAK juga mendukung terwujudnya pembangunan yang responsif, transparan, akuntabel dan inklusif. Di Kabupaten Brebes, upaya ini dibangun melalui Posko Aspirasi yang dikelola Badan Permusyawaratan Desa (BPD). “Kami telah menerbitkan Perda Nomor 1 Tahun 2021 tentang Penguatan BPD. Harapannya BPD mampu menjaring aspirasi masyarakat khususnya yang miskin dan rentan sehingga mereka dapat merasakan manfaat pembangunan,” jelas Idza Priyanti, Bupati Kabupaten Brebes. Menurutnya, Posko Aspirasi adalah mekanisme untuk memastikan keterlibatan masyarakat dalam pembangunan desa.

“Kemitraan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama KOMPAK memberikan dampak baik karena berfokus pada upaya-upaya yang memastikan masyarakat dari kelompok rentan seperti perempuan, masyarakat miskin dan penyandang disabilitas, memiliki akses kepada layanan yang dibutuhkan. Sekaligus memperoleh manfaat dari layanan-layanan tersebut,” ucap Dan Woods.

Anna Winoto, Team Leader KOMPAK, yang merupakan kemitraan Pemerintah Indonesia dan Australia.

Demi memastikan keberlanjutan manfaat inovasi-inovasi ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendorong replikasi dan pelembagaan model-model ini di kabupaten/kota lainnya di Jawa Tengah. Melalui pameran virtual yang dapat diakses di https://inspirasijateng.kompak.or.id/ pemerintah daerah lainnya dapat belajar serta mengadopsi inovasi-inovasi tersebut. Pameran virtual ini dibuka hingga 9 Desember 2021.

“Saya senang karena berkat intervensi KOMPAK, inovasi-inovasi yang dilahirkan bisa berjalan secara keroyokan alias kolaboratif tapi dengan serasi. Semua sektor diakselerasi oleh KOMPAK sehingga pelayanan publik di Jawa Tengah bisa secara nyata berkontribusi dalam mewujudkan Jawa Tengah Tengah yang sejahtera dan berdikari, serta menurunkan angka kemiskinan” tutup Sumarno

1 Data berdasarkan hasil monev LABKD di Kecamatan Petungkriyono dan Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan pada 20 Mei 2021.

Artikel Aktivitas Lainnya

Artikel
Laporan Kajian Kesenjangan Sisi Permintaan dan Penawaran terhadap Pembiayaan Usaha Mikro dan Kecil

Bappenas dengan dukungan KOMPAK melalui DEFINIT pada awal tahun 2020 telah melakukan kajian untuk melihat kesenjangan dari sisi permintaan (demand) dan penawaran (supply) terhadap...

Artikel
Forum Inspirasi Sulawesi Selatan: Mendorong Lahirnya Inovasi untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Forum Inspirasi Sulawesi Selatan yang digelar Kamis, 11 November 2021, memaparkan inovasi-inovasi layanan dasar yang berhasil bermanfaat bagi masyarakat di Kabupaten Bantaeng dan P...

Artikel
Gubernur Khofifah Apresiasi Inovasi Daerah dalam Forum Inspirasi Jawa Timur

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa membuka Forum Inspirasi Jawa Timur yang bertajuk “Kecamatan CETTAR untuk Jatim Bangkit” pada Kamis, 23 September 2021.

Menghadapi

COVID-19