Artikel Menghadapi Covid-19

Memastikan Keberlangsungan Layanan Administrasi Kependudukan di Masa Pandemi

Author: Paulus Enggal Sulaksono
Published: 24/09/2020

Sejak April 2020, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinas Dukcapil) Kabupaten Lombok Utara menyelenggarakan layanan administrasi kependudukan (adminduk) online untuk memudahkan masyarakat mengurus dokumen kependudukannya selama masa pandemi COVID-19. Pemerintah desa mendukung layanan ini dengan melibatkan Kelompok Kerja Adminduk (Pokja Adminduk) untuk membantu warga lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, dan masyarakat yang belum familiar dengan teknologi informasi.

“Layanan adminduk online adalah inisiatif kami untuk memastikan layanan tetap berjalan bagaimanapun kondisinya, karena dokumen kependudukan dibutuhkan masyarakat untuk mengakses layanan dasar,” terang Arif Ariyadi, Kepala Seksi Kerja Sama dan Inovasi Pelayanan Dinas Dukcapil Lombok Utara. Menurut Arif, permintaan pengurusan dokumen adminduk justru meningkat selama masa pandemi. Ini terjadi seturut diluncurkannya program Jaring Pengaman Sosial dari pemerintah seperti Bantuan Langsung Tunai-Dana Desa (BLT-Dana Desa) untuk mengurangi dampak pandemi bagi masyarakat miskin dan rentan. “Karena masyarakat harus memiliki dokumen kependudukan utamanya KK[1] dan KTP[2] sebagai syarat menerima bantuan tersebut,” imbuh Arif.

Layanan adminduk online di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Lombok Utara

Dinas Dukcapil menyediakan nomor WhatsApp untuk masing-masing dokumen kependudukan seperti KTP, KK, atau Akta Kelahiran. Masyarakat cukup mengirim foto berkas persyaratan untuk diverifikasi petugas Dinas Dukcapil. Dokumen kependudukan yang telah diterbitkan dapat diambil di Dinas Dukcapil dengan menunjukkan dokumen persyaratan aslinya. “Proses ini memakan waktu antara tiga sampai tujuh hari. Pokja Adminduk membantu masyarakat untuk mengirim berkas persyaratan dan mengambil dokumen kependudukan yang sudah selesai di Dinas Dukcapil,” tambah Arif.

“Mereka tidak perlu datang lagi ke kecamatan atau Dinas Dukcapil, cukup tinggal di rumah, semua diurus Pokja Adminduk sampai tuntas,”

satradi, kepala desa bayan

Satradi, Kepala Desa Bayan mengatakan bahwa keterlibatan Pokja Adminduk pada layanan adminduk online ini membantu masyarakat khususnya kelompok lansia dan penyandang disabilitas. “Mereka tidak perlu datang lagi ke kecamatan atau Dinas Dukcapil, cukup tinggal di rumah, semua diurus Pokja Adminduk sampai tuntas,” jelasnya. Dinas Dukcapil bahkan menyelenggarakan layanan kolektif terbatas langsung ke rumah-rumah warga lanjut usia dan penyandang disabilitas untuk melakukan perekaman KTP elektronik. “Di Desa Bayan ada 25 lansia dan penyandang disabilitas yang perekaman data KTP elektroniknya dilakukan di rumah masing-masing,” imbuhnya. 

Perekaman data untuk KTP Elektronik bagi warga lanjut usia di Desa Bayan

Sampai Juni 2020, Dinas Dukcapil Lombok Utara telah menerbitkan lebih dari 6.000 dokumen kependudukan melalui layanan adminduk online dan layanan kolektif terbatas bagi lansia dan penyandang disabilitas. Diantaranya ada Maryani* (32), warga Desa Bayan yang merasakan manfaat layanan adminduk online ini. “Kami kan takut juga ya, meskipun cuma pergi ke kecamatan untuk urus KK. Alhamdullilah, sekarang bisa urus KK pakai WhatsApp. Nggak perlu lagi keluar rumah,” ujar Maryani, sumringah.

Dinas Dukcapil berencana mengembangkan layanan online ini menjadi aplikasi khusus yang dapat diakses masyarakat bahkan jika situasi sudah kembali normal. “Jika aplikasi ini sudah ada, masyarakat bahkan dapat mencetak sendiri dokumen kependudukan seperti KK dan Akta Kelahiran di rumah,” tutup Arif.

KOMPAK memfasilitasi pembentukan Pokja Adminduk Desa Bayan pada Juli 2017. Pokja Adminduk beranggotakan 9 orang (6 laki-laki dan 3 perempuan) yang terdiri dari perangkat desa, bidan, kader posyandu, Petugas Pencatatan Kependudukan Desa (PPKD) dan guru PAUD.

*Nama disamarkan untuk menjaga kerahasiaan.


[1] Kartu Keluarga

[2] Kartu Tanda Penduduk

Artikel Menghadapi Covid-19
Dokumen Kependudukan Kunci Akses Jaminan Perlindungan Sosial

Pemerintah Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat telah mengeluarkan berbagai kebijakan untuk mencegah dan menanggulangi dampak pandemi COVID-19 di wilayahnya. Salah satun...

Artikel Menghadapi Covid-19
Memastikan Layanan Adminduk Berjalan di Desa Bayan

Pemerintah Desa Bayan telah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai-Dana Desa (BLT-Dana Desa) tahap ketiga bagi 435 keluarga yang terdampak COVID-19 pada awal Juli 2020. Menurut Kepala...

Artikel Menghadapi Covid-19
Data yang Akurat Mewujudkan Desa Berdaulat

Sadia* (69) tersenyum sembari mengucap syukur kala menerima amplop putih berisi uang senilai Rp600.000. Tangannya yang renta membubuhkan cap jempol pada daftar penerima Bantuan Lan...

Menghadapi

COVID-19