Artikel Menghadapi Covid-19

Melayani Di Tengah Pandemi

Author: Paulus Enggal
Published: 26/05/2020

Layanan perekaman KTP Elektronik di Layanan perekaman data untuk KTP elektronik di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bener Meriah pada masa pandemi COVID-19 (Foto: Dinas Dukcapil Bener Meriah)


Saleh (29) bersama Silvi (21) tengah berbahagia. Pada Januari 2020 lalu, putri pertama mereka lahir ke dunia. Keluarga kecil ini menghabiskan hari-harinya di Kampung Pondok Gajah, Kecamatan Bandar. Saleh mencari nafkah sebagai guru mengaji sekaligus juru dakwah pada Peringatan Hari Besar Islam (PHBI).

Dua bulan setelah putri mereka lahir, Saleh dan Silvi menghubungi Ainun Mardiah (43), Petugas Registrasi Gampong (PRG) untuk membantu pembuatan Akta Kelahiran putri mereka serta mengubah data Kartu Keluarga (KK).

Sayangnya, sebelum berkas mereka dikirim ke Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bener Meriah, wabah COVID-19 merebak. Masyarakat bertanya-tanya bagaimana layanan tetap dijalankan pemerintah ketika ada himbauan untuk menjaga jarak.

Untuk menanggapi situasi ini, pada 18 Maret 2020, disdukcapil dengan dukungan KOMPAK dan Puskapa meluncurkan layanan adminduk daring (online) menggunakan WhatsApp.

“Karena masih ada gampong yang tidak ada jaringan internet atau warga yang buta teknologi. Sehingga kami bekerja sama dengan PRG supaya kami bisa menjangkau sebanyak mungkin masyarakat,” terang Eriyanto Abdul Yunus, Kepala Seksi Pencatatan Sipil.

Aplikasi WhatsApp dipilih Disdukcapil karena dianggap paling umum dan mudah digunakan masyarakat dibanding aplikasi berbasis web, SMS atau media sosial lainnya.

Layanan ini memiliki prosedur yang sama dengan layanan adminduk pada umumnya. Perbedaannya adalah pada cara pengiriman berkas ke Disdukcapil.

“Jika biasanya masyarakat atau PRK datang ke Disdukcapil untuk menyerahkan berkas, sekarang cukup mengirim foto berkas-berkas tersebut ke admin masing-masing layanan,” papar Eri. PRG membantu masyarakat untuk mengisi formulir, menyiapkan berkas persyaratan, dan mengirimnya ke Disdukcapil.

“Layanan online ini lebih cepat dari layanan biasa. Nggak sampai satu hari pun. Akta Kelahiran anaknya Pak Saleh dua jam sudah selesai.,” terang Ainun.

Sejak Maret 2020, layanan adminduk online ini telah menerbitkan lebih dari 3.000 dokumen kependudukan, khususnya bagi masyarakat yang ingin mengurus BPJS atau mendapat bantuan sosial dari pemerintah.

Akta Kelahiran bagi putri pasangan Saleh dan Silvi menjadi prioritas bagi Ainun karena menjadi syarat pengurusan BPJS. Keluarga ini juga membutuhkan bantuan sosial guna menopang kebutuhan keseharian mereka. Menurut Ainun, Saleh termasuk warga yang terdampak COVID-19 karena kehilangan mata pencahariannya lantaran selama kebijakan physical distancing sekarang ini tidak boleh ada pertemuan-pertemuan termasuk pengajian. Padahal menjadi guru mengaji adalah pekerjaan utamanya.

“Alhamdulillah, keluarga kami dapat bantuan sembako dari pemerintah kampung. Itu karena dokumen kami lengkap, KK pun sudah baru, sudah ada nama anak saya,” tutur Silvi.


*Nama disamarkan untuk menjaga kerahasiaan


Petugas Registrasi Gampong (PRG) adalah petugas yang ditunjuk oleh Reje atau Kepala Gampong untuk bekerja sama dengan perangkat kampung dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) melakukan pendataan dan membantu masyarakat mengurus dokumen kependudukannya. KOMPAK memberi masukan teknis dan fasilitasi lokakarya penyusunan Peraturan Bupati Nomor 20 Tahun 2018 Tentang Layanan Berjenjang Kepemilikan Akta Kelahiran, Akta Kematian dan Layanan Kependudukan Lainnya. Peraturan ini adalah landasan Layanan Adminduk Berbasis Kewenangan Desa (LABKD) yang dijalankan oleh PRK. Berawal dari enam kampung di Kecamatan Bandar (2017), saat ini PRK telah terbentuk di 226 kampung (dari 232 kampung di Kabupaten Bener Meriah). Sebanyak 462 orang (laki-laki: 363, perempuan: 99) terdaftar sebagai PRK. PRK di Kabupaten Bener Meriah berkontribusi pada pencapaian kepemilikan Akta Kelahiran pada anak usia 0-18 tahun sebesar 91,45% (2019).
Artikel Menghadapi Covid-19
Data yang Akurat Mewujudkan Desa Berdaulat

Sadia* (69) tersenyum sembari mengucap syukur kala menerima amplop putih berisi uang senilai Rp600.000. Tangannya yang renta membubuhkan cap jempol pada daftar penerima Bantuan Lan...

Artikel Menghadapi Covid-19
Desa Plampang, NTB Siaga COVID-19 Dengan Realokasi APB Desa Tepat Waktu

Desa Plampang menjadi satu dari 11 desa di Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat yang berhasil menyalurkan Bantuan Langsung Tunai-Dana Desa (BLT-Dana Desa), hi...

Artikel Menghadapi Covid-19
Bergerak di Tengah Pandemi

Pemerintah Indonesia tengah melaksanakan skema Jaring Pengaman Sosial (JPS) seperti Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-Dana Desa) bagi masyarakat miskin dan rentan yang terdampa...

Menghadapi

COVID-19