Artikel

Kabupaten Brebes Bantu Lebih Dari 1.200 Anak Putus Sekolah Kembali Bersekolah

Author: Admin
Published: 09/05/2018

(Foto: KOMPAK)

Pemerintah Kabupaten Brebes bekerja sama dengan Pemerintah Australia merayakan pencapaian signifikan yang sudah melampaui target mereka untuk mengembalikan 1.000 anak ke sekolah pada tahun 2017. Kegiatan yang berlangsung di SDN 04, Desa Wanatirta, Kecamatan Paguyangan ini merupakan sebagian kegiatan dari acara perayaan Hari Pendidikan Nasional. Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Brebes Ibu Hj. Idza Priyanti, A.MD., S.E. dan Ibu Fleur Davies, Minister Counselor dari Kedutaan Besar Australia. 

Melalui Gerakan Kembali Bersekolah (GKB) sebanyak 1.212 anak kini telah kembali bersekolah, dengan 643 anak-anak memasuki sekolah informal dan 569 anak ke Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). GKB dimulai pada bulan Juli 2017 dan diprakarsai oleh Bupati sebagai bentuk inisiatif publik dan sektor swasta untuk secara aktif mengidentifikasi dan mendaftarkan kembali anak-anak yang telah keluar dari sistem pendidikan. 

Guna mendukung GKB, pemerintah kabupaten juga membangun Sistem Informasi Pendidikan Berbasis Masyarakat atau SIPBM. Dengan menggunakan basis data ini sebagai titik awal, pemerintah kabupaten mengerahkan camat dan penyedia layanan pendidikan untuk memperluas data serta mengidentifikasi anak-anak usia sekolah di masyarakat yang seharusnya masih bersekolah. Hasilnya menunjukkan sebanyak 7.722 anak siap untuk kembali bersekolah. 

Pemerintah Australia melalui KOMPAK (Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan) turut mendukung sejumlah kegiatan terkait inisiatif GKB. "Bukan hanya membawa ide yang mungkin berhasil di tempat lain, dan mengatakan bahwa inilah yang perlu Anda lakukan untuk menyelesaikan masalah Anda. Tetapi perlu ada proses antara pemerintah daerah dan komunitas lokal dalam menyusun solusi secara bersama-sama," Minister Counselor Kedutaan Australia Fleur Davis menjelaskan. 

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Desa &  Daerah Tertinggal Kementerian Desa PDTT, Bapak Samsul Widodo mengutarakan bahwa beliau terkesan dengan inisiatif GKB setelah melihat adanya peningkatan signifikan dari jumlah anak-anak yang kembali ke sekolah. "Saya merasa (Gerakan Kembali ke Sekolah) sebaiknya dijadikan sebagai gerakan nasional," katanya.

Artikel Aktivitas Lainnya

Artikel
Menuju Desa Berdaulat, Melalui Peran Perempuan Yang Kuat

Sejak tahun 2014, PEKKA bersama KOMPAK dan MAMPU memang secara intensif telah melakukan berbagai inisiatif untuk memperkuat perempuan pemimpin di desa

Artikel
Memampukan Perempuan Papua Lewat BANGGA Papua

Perempuan memegang peran kunci dalam program BANGGA Papua. Ibu/wali anak dinilai sebagai orang yang paling tahu kebutuhan anak, termasuk kebutuhan gizi dan kesehatannya.

Artikel
Menjadi Warga Sebenarnya: Pelayanan Administrasi Kependudukan Bagi Masyarakat Miskin dan Rentan

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bima meluncurkan inovasi Pelayanan Adminduk untuk Masyarakat Miskin dan Marginal pada bulan Juni 2018.

Menghadapi

COVID-19