Praktik Baik

Dana Insentif Desa (DINDA) Di Kabupaten Bima


Published: 02/11/2018

Dana Insentif Desa (DINDA) adalah model transfer fiskal berskala kabupaten yang ditujukan pada pemerintah desa. DINDA ditetapkan melalui Peraturan Bupati Nomor 41 Tahun 2017. Pemerintah Kabupaten Bima mengalokasikan anggaran sebesar Rp1 milyar untuk DINDA melalui APBD. Dana ini akan diberikan kepada sepuluh desa terpilih berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan.


Wilayah:

Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat.


Dampak:

  • Meningkatnya alokasi anggaran untuk perbaikan layanan dasar berskala desa dari 19,93 persen pada tahun 2017 menjadi 20,19 persen pada tahun 2018.
  • Munculnya inovasi pembangunan tematik berskala desa.


Untuk informasi lebih lengkap tentang DINDA, silakan mengunduh dokumen di bawah ini.


keberhasilan-model-pembangunan-dana.pdf
Unduh

Praktik Baik Lainnya

Praktik Baik
Ojek Kependudukan - Inovasi Layanan Administrasi Kependudukan di Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah

Inovasi percepatan layanan administrasi yang nyaman dan terpercaya dilakukan melalui media ojek dengan mendatangi langsung rumah penduduk.

Praktik Baik
Keperantaraan Pasar - Mendukung Upaya Percepatan Penurunan Kemiskinan dan Ketimpangan Melalui Pendekatan Kolaborasi

Inovasi peningkatan produktivitas dan penjualan UMKM melalui bimbingan usaha yang berkesinambungan.

Praktik Baik
SABER GEBUK (Sapu Bersih Entaskan Gizi Buruk dan Kurang)

SABER GEBUK (Sapu Bersih Entaskan Gizi Buruk dan Kurang) adalah gerakan para pemangku kepentingan di Kabupaten Lombok Utara untuk mengurangi angka gizi buruk dan gizi kurang serta...