Artikel

Aplikasi Bidan Sehati: Pemantauan Dini Untuk Mencegah Kematian Ibu dan Bayi

Author: Meita Annissa
Published: 19/11/2019

 Bidan Menggunakan aplikasi PWS (Credit: Paulus Enggal / KOMPAK)

Dinas Kesehatan Kabupaten Bener Meriah bersama KOMPAK melaksanakan diskusi kelompok terarah bagi bidan koordinator dan bidan operator dari 13 Puskesmas pada 6 Agustus 2019. Kegiatan ini diikuti oleh 34 orang bidan dan perwakilan dari dinas kesehatan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mendengar masukan dan umpan balik dari bidan yang telah menggunakan aplikasi Bidan Sehati sehingga dapat disempurnakan pada versi berikutnya.

Diskusi ini adalah tindak lanjut pelatihan aplikasi PWS KIA (Bidan Sehati) bulan Juni lalu. Perkembangan positif terlihat pasca pelatihan tersebut dimana semua peserta mampu menggunakan mobile application dan dashboard aplikasi ini. Para bidan koordinator menindaklanjuti hasil pelatihan dengan menyelenggarakan pelatihan penggunaan aplikasi Bidan Sehati ini kepada bidan desa di lingkungan Puskesmas masing-masing. Para bidan membawa data ibu hamil dan langsung memasukkannya ke dalam aplikasi saat pelatihan berlangsung, sehingga memiliki pengalaman menggunakan aplikasi ini secara langsung.

Sampai bulan Agustus 2019, sebanyak 191 bidan telah menggunakan aplikasi Bidan sehati. Aplikasi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi ibu hamil sehingga mampu berkontribusi pada penurunan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Bener Meriah.

Diskusi ini berhasil menjaring beberapa masukan terkait fitur, struktur data, pelaporan dan kebutuhan aplikasi untuk bekerja secara online dan offline. Selain itu, teridentifikasi pula potensi aplikasi ini dalam hal penurunan faktor resiko ibu hamil serta alat advokasi untuk meningkatkan kualitas layanan KIA baik melalui perubahan kebijakan, sistem rujukan dan distribusi tenaga kesehatan yang lebih merata di Kabupaten Bener Meriah.

“Aplikasi ini membantu tugas kami sebagai bidan karena mampu mendeteksi faktor risiko yang dihadapi oleh ibu hamil dengan cepat dan akurat, sehingga kami bisa segera merencanakan langkah-langkah penanganannya,” tutur Eka Liana, bidan desa Simpang Rahmat.


                                                            Mobile Application PWS (Photo: Paulus Enggal)

Artikel Aktivitas Lainnya

Artikel
Menuju Desa Berdaulat, Melalui Peran Perempuan Yang Kuat

Sejak tahun 2014, PEKKA bersama KOMPAK dan MAMPU memang secara intensif telah melakukan berbagai inisiatif untuk memperkuat perempuan pemimpin di desa

Artikel
Memampukan Perempuan Papua Lewat BANGGA Papua

Perempuan memegang peran kunci dalam program BANGGA Papua. Ibu/wali anak dinilai sebagai orang yang paling tahu kebutuhan anak, termasuk kebutuhan gizi dan kesehatannya.

Artikel
Menjadi Warga Sebenarnya: Pelayanan Administrasi Kependudukan Bagi Masyarakat Miskin dan Rentan

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bima meluncurkan inovasi Pelayanan Adminduk untuk Masyarakat Miskin dan Marginal pada bulan Juni 2018.

Menghadapi

COVID-19