Implementasi

Proyek & Aktifitas

PROYEK 7

Proyek ini berkolaborasi dengan kader masyarakat, organisasi lokal dan institusi desa untuk mendukung kelompok perempuan dan kelompok yang paling termarjinalkan untuk dapat terlibat dan mendapatkan manfaat dari pembangunan yang berbasis masyarakat dan untuk meningkatkan akuntabilitas masyarakat dalam pengambilan keputusan dan penggunaan dana desa. Proyek ini bertujuan untuk berkontribusi terhadap RPJMN yang menargetkan pengurangan kemiskinan dan inklusi. Proyek ini bekerja melalui mitra strategis KOMPAK untuk:

  • Mendukung pemerintah nasional dalam menginstitusionalisasikan prinsip prinsip pembangunan berbasis masyarakat dan kesetaraan gender ke dalam kerangka peraturan UU Desa dengan focus belajar dari lapangan.
  • Mendukung struktur masyarakat formal dan informal untuk memperkuat keterlibatan masyarakat – khsusunya perempuan dan kelompok paling marjinal – dengan pemerintah desa untuk meningkatkan perencanaan dan pembangunan yang transparan, akuntabel dan berbasis masyarakat.

Capaian  menengah:

Communities are increasingly advocating their priorities in relation to the village development, including access to frontline services

Mitra:  

Kementerian Desa dan Kemendagri, Pemerintah Daerah, Organisasi Masyarakat Madani

Berkontribusi terhadap Strategi atau Kebijakan Pemerintah Indonesia

Prioritas RJPMN 2015-2019: Pengembangan sumber daya manusia, peningkatan pemberdayaan, dan pembentukan modalitas sosial dan budaya masyarakat desa

UU No 6/2014 tentang Desa

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)

Cakupan geografis:

Nasional, Aceh, Jawa Tengah, NTB, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Papua dan Papua Barat

Kegiatan utama:

-Mekanisme akuntabilitas sosial untuk pengembangan desa yang inklusif dan layanan dasar

-Penguatan kader perempuan dalam memobilisasi kelompok masyarakat inklusif di tingkat desa

-Kampanye komunitas Jaga Desa untuk transparansi dan akuntabilitas yang menyertakan kelompok perempuan (PKK) dan kelompok pemuda (Karang Taruna)

Capaian utama:

-Pengembangandan uji coba Perangkat dan modul untuk akuntabilitas sosial pada perencanaan dan penganggaran pembangunan desa dan penganggaran pada lokasi proyek.

-Pelatihan kader perempuan pada lokasi tambahan termasuk juga di kabupaten garis depan percontohan.

-Kader perempuan memfasilitasi peraturan yang sensitif gender pro poor dalam UU Desa.

-Kader perempuan terlibat di tingkat kabupaten untuk peraturan daerah yang sensitif gender guna mendukung keterlibatan perempuan dan keterwakilannya dalam proses pembangunan desa

-Kampanye tentang Transparansi, Jaga Desa, yang didesain dan diterapkan pada lokasi kerja KOMPAK dengan menggunakan sebuah permainan masyarakat yang bersifat interaktif untuk pemuda dan perwakilan perempuan (PKK) dalam mempelopori suatu dialog yang terbuka tentang transparansi penyerapan anggaran desa

 

RELATED ARTICLES

DUBES AUSTRALIA SHARMAN STONE TEMUI 10 TOKOH PEREMPUAN ISLAM SULSEL

Duta Besar (Dubes) Australia untuk Perempuan dan Remaja Putri Dr. Sharman Stone, berkunjung ke Makassar.…

KOMPAK GELAR LOKAKARYA PELAYANAN DASAR KELOMPOK MARJINAL DAN DISABILITAS

REDELONG: Bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bener Meriah KOMPAK gelar Lokarya dalam rangka peningkatan…

Wakil Dubes Australia Berkunjung ke Aceh

Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia, Dr Justin Lee, akan berkunjung ke Aceh hari ini…