Implementasi

Inovasi & Teknologi

KOMPAK bekerja untuk mendukung Pemerintah Indonesia dalam memenuhi target pengurangan kemiskinan sebagaimana ditetapkan dalam RPJMN (2015-2018). Hal tersebut diwujudkan dengan mendukung berbagai kegiatan untuk meningkatkan akses dan kualitas penyelenggaraan layanan dasar (kesehatan, pendidikan dan identitas hukum), penguatan tata kelola pemerintahan desa, partisipasi dan pembangunan berbasis masyarakat, serta penciptaan peluang ekonomi non-pertanian (lapangan kerja dan mobilitas pekerja) untuk dua kuintil terbawah masyarakat miskin di Indonesia.

Secara umum telah diakui bahwa efisiensi dan biaya-manfaat kegiatan pembangunan perlu senantiasa dikaji ulang dengan cermat. Alat-alat bantu yang selama ini digunakan pemerintah untuk mencari solusi pembangunan dapat diperluas dampaknya melalui inovasi. Dalam hal ini, KOMPAK menggunakan inovasi untuk mengembangkan, membangun dan memaksimalkan pembelajaran dan praktik baik dalam menemukan atau menyempurnakan solusi. Sehingga, solusi-solusi ini dapat lebih baik lagi dalam memenuhi kebutuhan, baik yang belum atau yang sudah diartikulasikan sesuai bidang kerjanya..

Pendekatan Strategis

Definisi Inovasi KOMPAK adalah: Mengembangkan, mengujicobakan dan menerapkan aplikasi atas praktik dan teknologi berkelanjutan yang sudah ada maupun yang baru yang mudah direplikasi dan efisien, baik yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK) maupun non-TIK, untuk menghasilkan perbaikan langsung (atau peluang untuk perbaikan) dalam bidang kerja KOMPAK.
Inovasi mendasari semua pekerjaan KOMPAK dan ditempatkan secara menyeluruh dalam konteks Kerangka Kinerja Strategis KOMPAK . Kegiatan Inovasi KOMPAK diupayakan agar selalu memaksimalkan sumber daya dari Pemerintah Indonesia, sektor swasta dan pelaku pembangunan lainnya. Ini dapat dilakukan melalui pemberdayaan dan pengembangan kapasitas wirausaha sosial, membangun koalisi perubahan dan menciptakan nilai bersama di antara berbagai pemangku kepentingan dalam berbagai bidang kerja KOMPAK serta mendorong perluasan skala, investasi dan berbagai opsi keberlanjutan dengan pendekatan yang sudah ada maupun baru.
Berinovasi dalam Empat Tahap

KOMPAK menerapkan Sistem Inovasi 4-tahap sebagai berikut:

  • Identifikasi masalah/tantangan: KOMPAK mengidentifikasi masalah dan tantangan di mana inovasi dapat diterapkan bersama mitra pembangunan maupun mitra-mitra baru untuk menciptakan nilai bersama. KOMPAK mendorong dan menggalang minat dari berbagai pelaku dan bekerja untuk mewujudkan solusi bersama yang saling memberikan manfaat.
  • Pemilihan solusi inovasi dan/atau teknologi: KOMPAK bekerja dengan pelaku pembangunan dari berbagai kalangan untuk mengidentifikasi inovasi yang dapat diterapkan sebagai solusi untuk masalah-masalah tertentu. Kriteria utama yang diterapkan dalam pemilihan solusi inovasi dan teknologi adalah kriteria investasi KOMPAK . Kriteria tambahan dapat diterapkan sesuai kasus.
  • Pengembangan kapasitas/inkubasi: untuk solusi inovasi dan teknologi yang mungkin membutuhkan pembinaan dan peningkatan kapasitas, KOMPAK melakukan uji kapasitas inkubasi dan pendekatan yang berbeda-beda. KOMPAK bekerja dengan berbagai pelaku untuk memberikan masukan sebelum solusi tersebut dilaksanakan dan digunakan secara luas.
  • Pelaksanaan dan perluasan skala: KOMPAK bekerja dengan pelaku dari berbagai kalangan untuk menguji dan menerapkan pendekatan dan metode dalam memanfaatkan sumber daya, berinvestasi atau menciptakan lingkungan pendukung yang dibutuhkan untuk pelaksanaan dan peningkatan skala kegiatan terpilih.

UNDUH & PRESENTASI
RELATED ARTICLES

Jejak Australia di Sekolah Papua

Jayapura, CNN Indonesia ?? Pejabat Australia, Fleur Davies, hari ini, Kamis (8/9) berkunjung ke Sentani,Jayapura. Minister counsellor,…

Kompak Bidik 10 Desa Sebagai Pilot Project

Pemkab Bondowoso, kedatangan pejabat kedutaan Besar Australia, Fleur Davies. Kunjungan tersebut untuk mendiskusikan perkembangan dan…

Lokakarya Implementasi UU Desa

Pacitan (21/9) – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Biro Pemerintahan Sekretariat Daerah Jawa Timur mengadakan…