Ruang Informasi

Highlights

KABUPATEN BREBES BANTU LEBIH DARI 1,200 ANAK PUTUS SEKOLAH UNTUK KEMBALI BERSEKOLAH

Pemerintah Kabupaten Brebes bekerja sama dengan Pemerintah Australia merayakan pencapaian yang signifikan yang melampaui target mereka untuk mengembalikan 1.000 anak ke sekolah pada tahun 2017. Kegiatan yang berlangsung di SDN 04 di Desa Wanatirta, Kecamatan Paguyangan, sebagai bagian dari perayaan Hari Pendidikan Nasional. Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Brebes Ibu Hj. Idza Priyanti, A.MD., S.E. dan Ibu Fleur Davies, Minister Counselor dari Kedutaan Besar Australia. Melalui Gerakan Kembali Bersekolah (GKB), sebanyak 1.212 anak kini telah kembali bersekolah, dengan 643 anak-anak pergi ke sekolah informal dan 569 anak ke Pusat Pembelajaran Masyarakat (PKBM).

GKB dimulai pada bulan Juli 2017 dan diprakarsai oleh Bupati sebagai bentuk inisiatif publik-swasta untuk secara aktif mengidentifikasi dan mendaftarkan kembali anak-anak yang telah keluar dari sistem pendidikan. Guna mendukung GKB pemerintah kabupaten juga telah membuat Sistem Informasi Pendidikan Berbasis Masyarakat atau SIPBM. Dengan menggunakan basis data ini sebagai titik awal, pemerintah kabupaten mengerahkan camat dan penyedia layanan pendidikan untuk memperluas data serta mengidentifikasi anak-anak usia sekolah di masyarakat yang seharusnya masih bersekolah. Hasilnya menunjukkan sebanyak 7.722 anak siap untuk kembali bersekolah.

Pemerintah Australia melalui KOMPAK (Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan) turut mendukung sejumlah kegiatan terkait inisiatif GKB. Pemerintah Australia mendukung sejumlah kegiatan dalam inisiatif GKB melalui program bilateral yang disebut KOMPAK (Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan). KOMPAK bekerja dengan pemerintah daerah dan masyarakat setempat dalam memastikan bahwa isu-isu yang penting terkait dengan konteks lokal. "Bukan hanya membawa ide yang mungkin berhasil di tempat lain, dan mengatakan bahwa inilah yang perlu Anda lakukan untuk menyelesaikan masalah Anda. Tetapi perlu ada proses antara pemerintah daerah dan komunitas lokal dalam menyusun solusi  secara bersama-sama," Minister Counselor Kedutaan Australia Fleur Davis menjelaskan. 

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Desa &  Daerah Tertinggal Kementerian Desa PDTT, Bapak Samsul Widodo mengutarakan bahwa beliau terkesan dengan inisiatif GKB setelah melihat adanya peningkatan signifikan dari jumlah anak-anak yang kembali ke sekolah. "Saya merasa (Gerakan Kembali ke Sekolah) sebaiknya dijadikan sebagai gerakan nasional," katanya.